आप के साथ 4 साल

pria jantan ku, kemarilah aku ingin mengatakan:

waktu lalu saat kita bersigugu dalam pandang aku mengingat ini,

Kata-katamu yang di awalnya berbaris rapat,
lalu dengan cepat membentuk koloni,
berhamburan keluar dari layar hati ku
memecah kebekuan yang hilang di dunia delirium

tingkah laku mu  membuat pikiran ini kesemutan.
Bukan karna tak tahan mengingatnya
tapi karna membuatku sulit saat bernafas.

dan untuk kesekian kalinya ..Kata-katamu,
membuat aku berterimakasih kepada TUHAN 

sikap mu membuat aku mengucap syukur bahwa sampai hari ini, masih kamu disebelah aku menemani  dan menjadi perisai di hatiku, sampai selamanya. terimakasih pria jantan yang membawa sekantung harapan dan segumpal riak kerinduan di bawah matahari siang 4 masa lalu, dan bahkan dari hari ini sampai nanti aku akan  bertelanjang kaki menyapu rerumputan , sambil mengumpulkan kepingan cerita yang akan kubagikan sampai akhir garis keturunan kita pria-ku.

 

 

-hampir senja , di meja kerja yang mulai berantakan


esok dan 11

aku dalam senyum,
dan mata yang berbicara,

Kuatkan aku dalam mimpi,
dan renungan yang ‘kan kubuat..

Kau yang membuatku statis,
mendalam pada rasa,
menipis pada kekang harapan..

Sisakan fantasi untuk esok pada waktu yang terus bergulir..

untuk esok di angka 11, yang membuat ku tersipu malu

 

-dapur tanpa kesibukan rumah tangga


sematkan hati ku disebelah jantung-mu

kekasih ku, 6 jam sudah kita melewati percakapan kita di larut pagi tadi, dan kini aku merindu setiap saat dengan semua cerita mu, pagi ini aku terbangun dengan rasa yang luar biasa, yaitu  mencintai kamu. dan akan begitu untuk seterusnya percakapan kita sepanjang malam menjelang pagi tadi begitu menarik, kilas balik tentang hal-hal yang membuat semburat merah muda di pipi ini. begitu beruntung nya aku ditemukan dengan mu oleh yang kuasa. tak henti hampir setiap waktu aku bersyukur atas rasa itu.

bagaimana dengan kamu pria tampan ku? ahhhh menggodanya aku membayang kan kamu tersenyum, manis sekali. bibir mu dan kedua rahang itu terpagut. tak bisa ku elakkan pada  imaji ku yang  bermain di kepala. ada selaksa tarian dewi dewi saat aku terkoyak oleh pemahaman seorang lelaki disana. di antara gelayut jingga menyambut pagi bersama kamu

rutinitas ku yang membosan kan, pasti akan pudar sekejap kala teringat suara halus mu menyeruak memanggil. kita tertawa, saling menggoda, terasa intim sekali. lalu tiba- tiba aku merindu sekali dengan suami ku yang hanya berjarak 1 meter saja kini. meruap masuk dalam pengujung sepi menjadi rintik gerimis dan menyapu debu dahaga ketika rindu menghampar di jeda malam yang luas
dalam sunyi yang letih aku ingin senyum mu.

senja nanti  selepas hujan saat ini di tanah becek deretan tanaman engkau bersijingkat meremas hatiku di mana jejak kita sejak kemarin dulu masih ada kita akan meresap disana, menengadah menatap jendela kedua dibalik teralis rumah yang kita bangun sesuai mimpi kita. mari sayang kita bergandengan menikmati hari terindah yang tidak akan pudar dilibas menit terakhir waktu kini

 

-ruang waktu hampir senja


saung [perjalanan] hidup

larik kata yang baik akan dihasilkan dari perilaku yang baik, bukan sebaliknya..

saya dihadapkan dengan kisah kisah y ang ditumpuk masuk sesat dalam kotak kehidupan, dimana keadaan tersebut saya temui disekitar saya. dan terkadang hampir menyerupai palu godam yang setiap saat menghentam masuk bila tidak mampu mengevaluasi nya dengan baik.

sungguh menyerupai dua bilah mata pisau, tajam dan tumpul. manusia pun layaknya sama dengan bilahan tersebut. manifestasi nya dalam hidup pun tergambar jelas, karena rasa iri atau dengki. bahkan sebaliknya,  seharusnya untuk seorang yang lebih dewasa usianya tentulebih baik  memiliki yang namanya sikap bijaksana dalam kehidupan ini.

bijak dalam menempatkan dimana posisi nya berada dalam satu masalah, sebagai penengah atau mengikuti arus yang ada. tetapi terkadang yang ditemui suatu jarak yang dinamai  kebohongan dan kejujuran, sehingga biasanya akan terbentang beberapa meter ruang dalam komunikasi dua jiwa. tipis dan hampir tidak terlihat sungguh ironis

setiap saat lenggang waktu tersisa,  kami akan membahas beberapa makna ini bersama priaku, entah kenapa masih saja ada manusia yang hadir menyerupai iblis masuk dalam wujud manusia merusak yang namanya kelangsungan hidup mahluk hidup yang lain dimana manusia tersebut merusak  saung perjalanan kehidupan seseorang

dan biasanya wujud tersebut akan hilir mudik ke sana kemari tak keruan. seperti dua kaki yang enggan menopang tubuh menginjak tanah, dan semuanya begitu saja berubah jika wujud tadi sudah mendapatkan mangsanya. lalu aku teringat pembuka saman karya ayu utami : di taman ini aku adalah burung yang berbahagia. pembuka yang manis. yang juga tak bisa kupungkiri senada dengan yang kurasakan. dari sebuah ketersesatan.

aku tak tahu kenapa begitu berharganya manusia yang menyukai merusak keseimbangan lain, seperti ada semacam dorongan untuk selalu ku ingat, dan karena itu aku merasa dekat. tidak kah seharusnya sosok manusia dihargai dengan sikap : reinforcement, reward, dan privacy. bukan kah hal tersebut layak diberikan.

pertanyaan nya, manusia semacam apa jika mampu menerobos norma yang intoleransi ini? sungguh mengilukan. malam ini terasa sendu jika harus bertanya kepada sudut yang statis. .

 

-ruang keluarga ditemani sebungkus menthol


dialog jiwa

memendam amarah lebih menyenangkan, ketimbang harus mengucapkan kata maaf.

-senja sore di ruang dapur


hari ini saat lampau

aku mengingat betul saat kita pertama kali berjumpa, hari itu saat lampau.

kau tersenyum manis disana, sambil menjabat tangan ku

layak nya dua insan yang bersijaga tatap pandang, aku malu.

izinkan aku menuai malu yah, sederhana nya saat itu aku hanya seorang wanita

cerita mengalir begitu saja, kau menyambut nya dengan gelak tawa rasa

manis sekali, aku ingat hari itu saat lampau, ketika kita menyusun vokalia komunikasi

kau menggunakan kemeja  yang rapih beserta celana jeans hitam

gagah sekali, seperti seorang kaisar yang akan mengajak ratu nya berdansa

ada kerinduan yang seperti tak pernah habis untuk dituai

seperti tidak berjumpa kawan lama, kita mempunyai banyak sekali cerita hebat

kau merapatkan tubuh mu, dan aku mencium aroma yang hadir

seperti aroma citrus dan sedikit camomile, lembut sekali

bahkan sampai saat ini pun kala kita duduk dan tiba kau berdiri

pasti kamu akan mengajak ku berdansa dilantai rumah kita

gerakan nya sesuka hati, bukan.

hari ini saat lampau aku senang untuk mengingat itu

cerita menarik dari bagian kehidupan kita.

 

 

-kamar tidur hampir larut malam

 

 


patron

Makhluk yang konsisten,idealnya seorang manusia..
keabstainan dianggap tidak halal
Katanya hak semua orang untuk memilih,termasuk cara mati sekalipun..
namun tak urung kesahihannya dipertanyakan..
Keterbatasan alternatif membuatku dianiaya bertubi-tubi,
dan setelahnya aku masih diperkosa dengan intervensi..
Tanpa harus dikaji ulang,semua juga tahu itu tidak adil..
manusia memang lebih menyukai menyatakan dirinya benar..

egois sekali bukan?!

 

-ruangan keluarga malam hari


ganjil berubah menjadi genap

jikalau hari ini aku harus Katakan yang baik dan benar,
lalu bila kita sepakat ini adalah salah dan keliru,
akan kuputari jalan sembilan puluh sembilan kali,
berbelok kelok hingga terhindar dari bencana,
asalkan bisa kita wujudkan satu tujuan yang sama.

Selamat usai bulan terakhir di tahun ganjil
sesungguhnya lupa tidak pernah lahir,
hanya ada ingatan-ingatan kecil berlarian,
lalu bersembunyi di sela-sela waktu,
menyelip ke dasar hati.

di sudut hati terucap, selamat tahun baru.

-orchard hotel, tepi dipan.


surat untuk pemilik hati ku

pada pagi yang jingga aku bertutur tentang sebuah nama , yang mengoyak segala macam kerisauan dalam aroma terang tanah engkau menghadirkan matahari dengan cinta yang pernah menjadi mimpi pada senja yang memerah aku berucap tentang sebuah mutiara yang terbenam di benak nan sunyi dalam nuansa bulan sabit engkau membawa terbang angan dengan rasa sayang yang pernah tersimpan rapi ..

dan di sini seraya menatap masa silam kuingin memeluk batinmu bersamamu aku merasa yakin rumah cinta menjadi lebih kokoh bersama bintang..yang berpendar kuingin melangkah memunguti butiran rindu agar mata ini bisa terbuka di kala pagi agar hati ini bisa tersenyum di kala senja melihat kamu..

dan kepada cinta yang selama ini mengoyak semua perisai, mari bermain dengan aku disini diantara ruang yang kita sebut mahligai, sempurna sekali. memang kerap kali aku sudah mengatkan kepada kamu, bahwa kamu adalah pria yang seksi, dan tentu saja seksi mu tidak tersentuh kelas nya, seperti apa makna itu yah? kadang aku gemas sendiri. seperti mematut kan kedua garis bibir yang menipis..

pada senja aku ingin tertawa dengan siapa? tentu dengan mu saja..

 

 

malam yang hampir lelap, thata.


aku menyayangi mu- mama.

adakalanya kita lupa bahwa kita lahir dari rahim ibu. tak jarang pula kita melupakan keberadaanya. kita sombong di hadapan atau di belakangnya. berkata kasar seolah-olah kita lupa bahwa kita adalah anak yang dilahirkannya. sampai batas manakah kita terlalu angkuh untuk menghormati keberaradaan ibu? sesuatu yang kecil untuk saat ini, yang semuanya terkait dengan ibu, pasti akan sangat terasa andai sosok ibu sudah tak ada di samping kita. maka berbaik-baiklah dengan dia yang susah payah mengeluarkan kita dari rahimnya…


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.